Berikut Ini Defisiensi Nutrisi yang Sering Di Alami Oleh Perempuan

Berikut Ini Defisiensi Nutrisi yang Sering Di Alami Oleh Perempuan

Berikut Ini Defisiensi Nutrisi yang Sering Di Alami Oleh Perempuan

Sebagian besar orang mungkin belum tahu kalau, asupan nutrisi pada perempuan sangat bergantung tidak hanya pada makanan, tetapi juga pada faktor lain. Faktor tersebut seperti kebiasaan, usia, tingkat aktivitas, dan genetika. Para ahli juga percaya bahwa beberapa defisiensi nutrisi umum kerap kali terjadi di antara sekian banyaknya populasi perempuan di dunia ini.

Meskipun defisiensi nutrisi ini bisa menyebabkan beberapa masalah bagi tubuh. Masalah yang di timbulkan seperti mudah lelah, kedinginan, pusing, dan sebagainya, akan tetapi masih banyak perempuan yang tidak menyadari hal ini. Akibatnya masalah tersebut tidak segera di tangani. Padahal, kekurangan nutrisi, apa pun itu, tidak boleh di biarkan dan perlu cepat di atasi.

Lalu, apa sajakah defisiensi nutrisi yang paling banyak di alami perempuan? Di lansir dari laman kirazamber.com, berikut ini jawabannya yang telah di rangkum dari laman Healthline dan SELF.

1. Vitamin D

Di kutip dari laman Daftar Poker77, defisiensi vitamin D adalah salah satu masalah yang di alami banyak perempuan. Ini umumnya terjadi ketika kita kurang menghabiskan waktu di luar ruangan sehingga tak terpapar sinar matahari pagi. Alasan kedua, hal ini juga bisa timbul ketika perempuan menghindari produk susu.

Mencukupi kebutuhan vitamin D penting karena zat ini memainkan peran yang besar dalam penyerapan kalsium dan mengatur sistem saraf. Vitamin D juga membantu menjaga imunitas dan mengatur kadar gula darah.

Perempuan yang berusia di bawah 70 tahun membutuhkan vitamin D sebanyak 600 IU (international unit) sehari. Setelah berusia 70 tahun, kebutuhan tersebut naik menjadi 800 IU. Beberapa sumber vitamin D terbaik adalah produk susu, telur, tiram, salmon, dan tuna.

2. Zat besi

Perempuan sangat rentan terhadap kekurangan zat besi karena mengalami menstruasi setiap bulannya. Untuk menebusnya, penting untuk mendapatkan lebih banyak zat besi dalam makanan sehari-hari. Perempuan hamil juga sangat rentan terhadap masalah ini. Padahal zat tersebut di butuhkan untuk pertumbuhan janin.

Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia, yang gejalanya dapat berupa kelelahan ekstrem, pusing, kuku rapuh, dan lidah terasa sakit. Sumber zat besi terbaik adalah produk hewani, seperti ikan, telur, daging merah, dan unggas. Namun, kamu juga bisa mendapatkannya lewat sumber nabati, seperti bayam, kacang merah, tahu, buah citrus, dan tomat.

3. Asam lemak omega-3

Asam lemak omega-3, terutama EPA dan DHA adalah nutrisi yang sering kali tidak di cukupi oleh perempuan. Kedua zat itu biasanya di temukan dalam ikan berlemak, seperti salmon, tuna, sarden, mackerel, halibut, dan ikan teri.

Meskipun belum ada rekomendasi standar untuk asupan asam omega-3 harian, mayoritas ahli setuju bahwa orang dewasa umumnya membutuhkan 500 miligram per hari. Nutrisi ini memiliki peran penting untuk menjaga kesehatan jantung, fungsi otak, hingga penglihatan.