Cara Merawat Aki Mobil Agar Awet dan Tidak Soak

Cara Merawat Aki Mobil Agar Awet dan Tidak Soak.Salah satu bagian penting dalam kendaraan bermotor adalah sistem kelistrikan. Baik motor ataupun mobil memiliki sistem kelistrikan yang didukung oleh satu komponen yang disebut aki. Terdapat dua jenis aki yang sering ditemui oleh pengguna kendaraan bermotor, yaitu aki basah dan aki kering. Perawatan yang baik akan membuat sistem kelistrikan di dalam kendaraan bisa berfungsi normal seperti menyalakan mesin, menyalakan lampu, audio, dan fitur lainnya yang tersedia pada kendaraan. Cara merawat aki basah motor agar awet juga sama seperti aki basah mobil sehingga pada prinsipnya tidak ada yang berbeda dalam teknik perawatan di kedua kendaraan tersebut. yang disupport oleh Daftar Poker77

Namun, banyak orang yang kurang paham tentang cara merawat aki mobil yang jarang dpakai. Jika sistem kelistrikan bermasalah, maka kondisi paling parah adalah mesin tidak bisa dnyalakan. Untuk itu, perawatan aki mobil hingga perlindungan mobil penting diketahui oleh pemilik kendaraan agar terhindari dari masalah pemakaian yang merugikan.

Jenis aki mobil

Ada dua jenis aki yang sering digunakan pada kendaraan khususnya mobil, yaitu aki basah dan aki kering. Keduanya memiliki kelebihan dan kelemahan sendiri dan berbeda cara merawat aki mobil yang perlu diketahui penggunanya. Berikut ini perbedaan aki basah dan aki kering.

1. Aki basah

Aki basah bisa langsung dikenali dengan tampilan semi transparan. Hal ini dibuat agar para pengguna bisa memantau kadar air aki atau air zuur. Cairan ini berfungsi sebagai perendam yang akan merendam cell-cell di bagian dalam aki. Dengan adanya cairan air aki ini, maka para pengguna harus rutin memantau kondisi air aki karena cell yang ada di dalamnya harus terendam sempurna.

Jika air aki berkurang, maka penyimpanan arus listrik juga akan berkurang. Perhatikan juga proses oksidasi d dalam lempeng yang memungkinkan terjadnya karat pada cell-cell yang membuat sistem kelistrikan menjadi tidak maksimal. Pastikan memantau ketersedaan air zuur di dalam aki dan mengisinya jika berada di bawah batas standar.

2. Aki kering

Selain menggunakan aki basah, beberapa kendaraan bermotor juga menggunakan aki kering sebagai sumber kelistrikan. Aki kering memiliki wadah yang berbeda dan desain yang gelap. Aki kering tidak memiliki lubang-lubang pengisian di bagian atasnya. Umumnya, aki kering memiliki cairan gel di dalamnya dengan tingkat penguapan yang sangat kecil. Ini yang membuat volume gel tetap terjaga dalam pemakaian yang cukup lama dan tidak perlu mendapatkan perawatan apapun dbandngkan dengan aki basah.

Keunggulan dan Kekurangan Aki Basah dan Aki Kering

Berikut ini adalah keunggulan serta kekurangan dari aki kering hingga aki basah yang perlu kamu ketahui.

Keunggulan Aki Basah

Beberapa keunggulan aki basah antara lain:

  • Harga aki basah lebih murah
  • Banyak penyedia layanan servis aki basah
  • Pemakaian dalam jangka waktu lama

Kekurangan Aki Basah

Sementara itu, aki basah juga memiliki beberapa kekurangan, yaitu:

  • Cairan elektrolit mudah menguap sehingga cairan bisa habis
  • Harus rajin memantau kadar air aki secara berkala
  • Air aki yang tumpah bisa menyebabkan korosi pada komponen mesin

Keunggulan Aki Kering

Keunggulan aki kering antara lain:

  • Mudah dalam perawatan, hanya dibersihkan dengan kain kering
  • Cairan elektrolit tidak menguap
  • Cocok bagi pengguna yang tidak tahu cara merawat aki mobil

Kekurangan Aki Kering

Kekurangan aki kering:

  • Harga mahal dan sulit diperbaiki jika rusak
  • Umur pemakaian yang pendek hanya 2 tahun

Perbedaan Harga Aki Mobil Basah dan Aki Kering

Dengan fitur-fitur yang jauh berbeda, ternyata aki basah dan aki kering memiliki selisih harga yang cukup jauh. Bisa dibilang harga aki kering bisa dua kali lipat dari harga aki basah. Selisih harga aki basah dan aki kering ini juga berpengaruh pada cara perawatan aki mobil yang harus kamu siapkan.

Aki basah memiliki usia pakai yang sangat sebentar hanya sekitar maksimal 1 tahun, sedangkan aki kering bisa mencapai 4 tahun. Namun perlu dperhatikan juga bahwa ukuran awet aki mobil bisa juga dipengaruhi oleh komponen lain seperti dinamo ampere dan alternatornya. Akan percuma jika kamu mengganti aki baru jika kedua komponen ini bermasalah. Idealnya, tegangan listrik yang dhasilkan oleh aki mobil adalah 12-14 volt.

Cara Merawat Aki Basah Mobil

10 Cara Merawat Aki Mobil Agar Awet dan Tidak Soak - Cara Merawat Aki Mobil Agar Awet dan Tidak Soak

Untuk menjaga performa aki mobil tetap prima, maka kamu perlu tahu cara merawat aki mobil jarang dpakai berjenis basah ini untuk memperpanjang usia aki dan tentunya menghindari kerusakan-kerusakan yang tidak diinginkan. Sebenarnya cara merawat aki basah mobil sama dengan cara merawat aki basah motor agar awet seperti:

1. Periksa aki basah secara rutin

Aki basah membutuhkan perhatian lebih yang harus dteliti oleh pengguna. Pastikan konisi badan aki basah tidak retak untuk menghindari kebocoran air aki. Pastikan juga kepala aki tidak memiliki kerak putih. Jika ada kerak putih, maka bisa dibersihkan dengan cara dlepaskan dan dpasang kembali hingga kencang. Hal ini juga bisa digunakan untuk cara merawat aki mobil soak dengan optimal. Jangan lupa mengecek kabel aki jika terjadi pengelupasan yang membuat hantaran arus listrik tidak sempurna.

Pengecekan rutin ini perlu dlakukan secara berkala agar bisa mengantisipasi jika terjad kerusakan yang lebih parah. Terkadang banyak pemilik mobil tidak memperhatikan kesehatan aki mobil sehingga pada kondsi yang sudah semakin parah, baru menyadari bahwa terdapat masalah pada aki. Pada bagian dashboard mobil juga sudah memiliki indkator bergambar ikon aki yang akan menyala saat mesin belum dhidupkan. Ikon aki berwarna merah ini akan mati jika mesin nyalakan berarti kondsi baterai dalam keadaan baik.

Berbeda jika ikon aki berwarna merah ini tetap menyala saat mesin dnyalakan yang berarti sebuah tanda ada kerusakan yang terjadi pada aki. Kerusakan tersebut bisa terdeteksi seperti asupan arus yang tidak stabil atau kemungkinan air aki yang kurang atau berlebihan. Dari indkator ini sebenarnya para pemilik mobil sudah bisa melakukan pengecekan apakah aki mobil basah yang dmiliki bisa menghantarkan arus listrik dengan baik atau tidak.

2. Bersihkan kerak putih di kepala aki

Aki basah memiliki cairan aki yang mengalami oksidasi. Proses kimia ini akan meninggalkan kerak putih dkepala aki yang mengandung asam sulfat (H2SO4). Dkarenakan sifatnya yang korosif dan dapat menggerogoti komponen lain, maka kerak ini harus dbersihkan secara rutin. Dalam penggunaan aki basah, munculnya kerak putih ini adalah sesuatu yang wajar.

Cara paling mudah untuk membersihkan kerak putih  kepala aki adalah dengan menyiramkan air panas pada bagian kepala aki. Lepaskan aki dan turunkan dari mesin mobil lalu bersihkan dengan saksama. Proses pembersihan bisa menggunakan lap kain atau sikat lembut untuk mengangkat kerak-kerak sisa oksidasi. Setelah kering, pasang kembali aki mobil ke tempat semula. Perhatikan untuk memasang kabel ke kepala aki dengan erat karena jika posisi pemasangan dalam keadaan kendor akan mempengaruhi performa aki dalam menghantarkan arus listrik ke dalam mobil.

3. Cek kondisi cairan aki

Cara perawatan aki mobil basah yang paling umum adalah melakukan pemantauan air aki. Cairan yang ada  dalam aki berfungsi menghantarkan arus listrik sehingga harus dperhatikan lebih teliti. Air aki bisa berkurang karena adanya penguapan akibat hawa panas yang dhasilkan saat mesin menyala. Penguapan ini akan membuat air aki berkurang dan tidak sesuai dengan ukuran standar. Air aki yang berkurang akan mengganggu kinerja aki dalam memproduksi arus listrik dan mengantarkannya ke dalam sistem kelistrikan mobil.

Oleh sebab itu, lakukan pemantauan rutin air aki dalam keadaan cukup. Ketahui cara mengisi air aki mobil dengan baik agar tidak terlalu penuh atau kurang dari standar pengisian. Kondsi yang tidak diinginkan bisa terjad jika air aki habis atau kering. Pada kasus ini, aki bisa meledak dan merusak kap mobil. Percikan air juga bisa mengotori bagian mesin lain dan memicu potensi karat.

Ada baiknya kamu menyiapkan air aki cadangan untuk mengantisipasi jika air aki dalam mobil berkurang dari yang seharusnya. Dengan menyiapkan air aki  rumah, maka kekurangan air aki  dalam mobil bisa langsung dtangani dan tidak berlarut-larut hingga kerusakan parah terjadi.

4. Rutin menyalakan mesin

Meski terdengar sederhana, tapi menyalakan mesin secara rutin adalah cara merawat aki mobil yang bisa dlakukan tanpa harus membuka kap mesin dan melihat kondsi aki basah. Dengan menyalakan mesin secara rutin, maka mesin akan mengisi arus listrik ke dalam aki dan hal ini akan mempertahankan performa aki tetap stabil.

Jika kamu berencana untuk tidak menggunakan mobil dalam jangka waktu yang lama, maka lebih baik aki dlepas dari kap mesin. Usahakan untuk menyalakan mesin mobil minimal 10 menit 3 kali seminggu untuk menjaga kesehatan aki dan perputaran arus listrik yang sehat. Jika tidak hendak dgunakan, bisa melepas aki mobil saat tidak dpakai untuk menjaga agar aki tidak soak.

5. Bijak dalam penggunaan piranti elektronik

Cara merawat baterai aki mobil berjenis basah tidak hanya lewat memantau kondsi fisik saja, melainkan juga bijak dalam penggunaan piranti elektronik dalam mobil. Beberapa piranti elektronik yang berhubungan langsung adalah perangkat audo dan pendngin ruangan.

Cara Merawat Aki Mobil Agar Awet dan Tidak Soak

Cara sederhana untuk merawat aki basah adalah dengan menyalakan mesin selama perangkat audo menyala serta mematikan seluruh perangkat elektronik seperti audo dan AC sebelum mematikan mobil. Kebiasaan sederhana ini bisa membuat kinerja aki fokus untuk menyalakan mobil karena tidak terbebani dengan fitur elektronik lainnya secara bersamaan.

nah ini lah beberapa tips and trick yang bisa mimin kasih liat kekalian bahwa cara merawat aki itu sangat lah mudah .tidak sesusah yang kalian pikirkan . dan jangan lupa juga membaca artikel artikel lain yang sudah kita rangkum dalam kirazamber.com semoga rangkuman yang telah kita buat dapat bermanfaat untuk kalian semua ya 🙂