Larangan Mudik Mulai 22 April, Hasil Rapid Test Hanya Berlaku 1×24 Jam

antarafoto mudik tanjung perak 290519 zk 6 1 66abe107ea804807f8c75ec1ef3734a2 600x400 - Larangan Mudik Mulai 22 April, Hasil Rapid Test Hanya Berlaku 1x24 Jam

Larangan Mudik Mulai 22 April, Hasil Rapid Test Hanya Berlaku 1×24 Jam,Pemerintah telah memutuskan untuk memperpanjang larangan mudik Lebaran 2021, yang berlaku mulai hari ini, Kamis 22 April 2021, hingga 24 Mei 2021. Aturan tersebut tertuang dalam Addendum Surat Edaran (SE) perihal pengetatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) yang diteken oleh Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo.

AGEN CLUB38

“Pengetatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) selama H-14 peniadaan mudik (22 April-5 Mei 2021) dan H+7 peniadaan mudik (18 Mei-24 Mei 2021). Sementara selama masa peniadaan mudik 6-17 Mei 2021 tetap berlaku,” demikian tertulis dalam SE tersebut.

AGEN CLUB38

1. Masa berlaku hasil rapid test antigen dipersingkat menjadi 1×24 jam

whatsapp image 2020 08 26 at 123932 pm 1 ee161ef07f9760bc5c5f689a4388bfe7 - Larangan Mudik Mulai 22 April, Hasil Rapid Test Hanya Berlaku 1x24 JamIlustrasi Tes Usap/PCR Test. IDN Times/Hana Adi Perdana

Selain itu, dalam SE Satgas tersebut juga djelaskan tentang aturan tes COVID-19 sebagai syarat perjalanan. Ketentuan testing yang tadnya berlaku 3×24 jam, kini dpersingkat oleh Satgas menjad 1×24 jam.

Adapun rincian ketentuan aturan itu antara lain:

a. Pelaku perjalanan transportasi udara wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR/rapid test antigen yang sampelnya dambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan, atau surat keterangan hasil negatif tes GeNose C19 d Bandar Udara sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan mengisi e-HAC Indonesia;

http://kirazamber.com/

b. Pelaku perjalanan transportasi laut wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR/rapid test antigen yang sampelnya dambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan, atau surat keterangan hasil negatif tes GeNose C19 d Pelabuhan sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan mengisi e-HAC Indonesia;

c. Pelaku perjalanan penyeberangan laut wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR/rapid test antigen yang sampelnya dambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan, atau surat keterangan hasil negatif tes GeNose C19 d Pelabuhan sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan mengisi e-HAC Indonesia;

d. Khusus perjalanan rutin dengan moda transportasi laut untuk pelayaran terbatas dalam wilayah satu kecamatan/kabupaten/provinsi, atau dengan transportasi darat baik pribad maupun umum dalam satu wilayah aglomerasi perkotaan tidak dwajibkan untuk menunjukkan surat hasil tes RT-PCR/rapid test antigen/tes GeNose C19 sebagai syarat perjalanan, namun akan dlakukan tes acak apabila dperlukan oleh Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Daerah;

Masa berlaku hasil rapid test antigen dipersingkat menjad 1×24 jam

e. Pelaku perjalanan kereta api antarkota wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR/rapid test antigen yang sampelnya dambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan, atau surat keterangan hasil negatif tes GeNose C19 d Stasiun Kereta Api sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan;

f. Pelaku perjalanan transportasi umum darat akan dlakukan tes acak rapid test antigen/tes GeNose C19 apabila dperlukan oleh Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Daerah;

g. Pelaku perjalanan transportasi darat pribad, dhimbau melakukan tes RT-PCR atau rapid test antigen yang sampelnya dambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan, atau tes GeNose C19 d rest area sebagai persyaratan melanjutkan perjalanan dan akan dlakukan tes acak apabila dperlukan oleh Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Daerah;

h. Pengisian e-HAC Indonesia dhimbau bagi pelaku perjalanan dengan seluruh moda transportasi darat umum maupun pribai, kecuali bagi pelaku perjalanan udara dan laut wajib melakukan pengisian e-HAC Indonesia;

Masa berlaku hasil rapid test antigen dipersingkat menjadi 1×24 jam
LANJUTKAN MEMBACA ARTIKEL D BAWAH

i. Anak-anak d bawah usia 5 tahun tidak dwajibkan untuk melakukan tes RT-PCR/rapid test antigen/tes GeNose C19 sebagai syarat perjalanan;

j. Apabila hasil tes RT-PCR/rapid test antigen/tes GeNose C19 pelaku perjalanan negatif namun menunjukkan gejala, maka pelaku perjalanan tidak boleh melanjutkan perjalanan dan dwajibkan untuk melakukan tes dagnostik RT-PCR dan isolasi mandri selama waktu tunggu hasil pemeriksaan; dan

k. Kementerian/Lembaga/Perangkat Daerah yang menyelenggarakan fungsi terkait perhubungan darat/laut/udara/perkeretaapian menindaklanjuti Addendum Surat Edaran ini dengan melakukan penerbitan instrumen hukum dengan mengacu pada Addendum Surat Edaran ini dan peraturan perundang-undangan.

2. Aturan dibuat untuk mengantisipasi peningkatan pergerakan penduduk

antarafoto peningkatan daerah masuk zona risiko tinggi covid 19 080920 mrh 2 e8c432b1f3d8f92bb968637eea7eeac2 - Larangan Mudik Mulai 22 April, Hasil Rapid Test Hanya Berlaku 1x24 JamSeorang warga yang tidak mengenakan masker melintas, d depan mural yang berisi pesan waspada penyebaran virus corona (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Dalam SE ini juga dterangkan alasan dbuatnya addendum ini.

3. Pemerintah larang mudik Lebaran agar tak ada lonjakan kasus COVID-19

whatsapp image 2021 01 25 at 22408 pm 10a64011600c359989d78f320702e89b - Larangan Mudik Mulai 22 April, Hasil Rapid Test Hanya Berlaku 1x24 JamMenko PMK Muhadjir Effendy memberikan keterangan pers d Kantor Presiden (Dok. Biro Pers Kepresidenan)

Sebagai informasi, pemerintah sebelumnya telah memutuskan meniadakan aktivitas mudk Hari Raya Idul Fitri 2021. Hal itu dsampaikan oleh Menteri Koordnator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

“Sesuai arahan Bapak Presiden dan hasil koorinasi rapat tingkat menteri yang iselenggarakan 23 Maret 2021 d kantor Kemenko PMK, maka dtetapkan bahwa tahun 2021 mudk dtiadakan,” kata Muhadjir dalam keterangan pers yang dsiarkan secara langsung d channel Kemenko PMK, Jumat (26/3/2021).

Larangan mudk itu berlaku untuk seluruh ASN, Polri, BUMN, karyawan swasta, pekerja mandri hingga seluruh masyarakat. Muhadjir juga mengatakan, larangan mudk dlakukan mulai 6 Mei 2021 hingga 17 Mei 2021.

“Larangan mudk akan dmulai pada 6 Mei-17 Mei 2021

“Sehingga upaya vaksinasi yang dlakukan bisa menghasilkan kondsi kesehatan yang semaksimal mungkin,” katanya.

Pemerintah larang mudik Lebaran agar tak ada lonjakan kasus COVID-19